Kebijakan Plagiarisme

Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat memiliki kebijakan yang ketat terkait plagiarisme untuk menjaga integritas ilmiah dan kualitas publikasi. Semua artikel yang diajukan untuk publikasi akan diperiksa secara menyeluruh untuk mendeteksi plagiarisme menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme yang terpercaya.

Penulis diharapkan untuk:

  1. Menghindari tindakan plagiarisme dengan selalu menyertakan kutipan yang tepat untuk ide, data, atau materi yang diambil dari sumber lain.
  2. Menyajikan karya asli yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya atau sedang diajukan di jurnal lain.
  3. Memberikan atribusi yang tepat pada karya orang lain yang digunakan dalam penelitian mereka, baik itu berupa kutipan langsung maupun parafrase.

Jika artikel ditemukan mengandung plagiarisme, baik itu dalam bentuk plagiarisme langsung, parafrase tanpa atribusi yang sesuai, atau pengakuan atas pekerjaan orang lain sebagai milik sendiri, maka artikel tersebut akan ditolak untuk publikasi dan penulis akan diberi peringatan. Dalam kasus plagiarisme berat, artikel dapat dibatalkan atau dihapus dari publikasi setelah diterbitkan.

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa artikel yang diterbitkan di Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat memiliki kualitas dan integritas ilmiah yang tinggi, serta menghargai hak cipta dan karya ilmiah orang lain.